Antara Aku, Pernikahanku, dan Pendidikanku.

17 Nov, 2014

Author:

no comments

Pernikahan adalah suatu upaya sepasang insan umat Tuhan yang sama-sama ingin menyatukan pemikiran dalam sebuah wadah yang disebut keluarga. Sedangkan pendidikan diharuskan bagi seseorang agar mendapat ilmu untuk kehidupannya. Dua hal tersebut tidak bisa dipisahkan dalam sebuah kehidupan, lalu bagaimana bila ingin menikah tapi juga masih ingin melanjutkan pendidikan.

Pada dasarnya pernikahan tidak akan mengganggu proses pendidikan begitu pula sebaliknya, dengan catatan harus menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Mengapa demikian? Karena menjalani sebuah perikahan dibutuhkan kesanggupan dan keseriusan untuk menjalani, apalagi bila kita masih ingin melanjutkan pendidikan kita. Memang semakin tinggi jenjang pendidikan akan semakin meningkatkan kualitas hidup terlebih demi mendapatkan gelar dan sebuah pekerjaan yang menawarkan ‘salary’ sangat besar, namun gelar itu akan sia-sia bila akhirnya pernikahan kita hancur. Hal tersebut dapat terjadi bila sebaliknya, kita terlalu semangat menjalani pernikahan dan pekerjaan yang telah kita tekuni lalu lupa akan proses pendidikan kita yang sebenarnya masih berlanjut, seperti membolos saat ujian demi menemani liburan bersama keluarga.

Lalu bagaimana solusinya? Pernah mennton film ’99 Cahaya di Langit Eropa’ garapan Guntur Soeharjanto yang dibintangi Acha Septriasa dan Abimana Aryasatya? Kita dapat mengambil hikmah dari film tersebut dimana seorang istri yang menemani suaminya untuk kuliah di Austria, hubungan pernikahan mereka sangat romantis walaupun sang suami tengah menjalani pendidikannya terlebih mereka tinggal di negeri orang. Itu membuktikan bahwa bila kita dapat hidup tanggung jawab urusan menikah dengan pendidikan tidak akan menjadi masalah bila menjadi masalah. Namun bila kita sendiri masih merasa ragu bahkan tidak mampu untuk menjalaninya bersamaan, maka pilihlah salah satu yang akan kalian serius untuk menjalaninya. Bila memang ingin serius kuliah, selesaikanlah dahulu baru menikah karena sebenarnya itu lebih baik demi bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga yang kelak akan dibangun. Tapi tidak ada larangan juga bila kita ingin menikah dahulu baru setelahnya ingin melanjutkan pendidikan sebaiknya rundingkanlah bersama pasangan dan mungkin dengan orang tua, karena itu tidak berlaku bukan hanya untuk laki-laki tapi juga perempuan. Sebuah pilihan dapat menjadi boomerang bagi hal yang tidak menjadi pilihan, jadi bijaklah dalam memilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Spilla Jewelry adalah brand industry perhiasan yang berlokasi di Kotagede dengan spesialisasi produksi wedding ring. Berdiri sejak tahun 2010 dengan latar belakang pengembangan industri kreatif di bidang perhiasan perak, saat ini memiliki tenaga pengrajin yang professional pada bidangnya masing-masing. Spilla Jewelry memiliki keunggulan pada desain dan layanan prajual dan purnajual dimana kualitas dan kepuasan konsumen menjadi prioritas kami.